Saifullah, SKM, M.Kes
September 2021 - September 2025
Sarjana Kesehatan Masyarakat dan Magister Kesehtan di Universitas...
Jejak Pengabdian Sang Nahkoda: Catatan Perjalanan Saifullah, SKM, M.Kes
Perjalanan kepemimpinan Saifullah, SKM, M.Kes di ujung barat Indonesia dimulai pada sebuah transisi penting di bulan September 2021. Melangkah dari BKK Banda Aceh menuju BKK Sabang, beliau membawa lebih dari sekadar pengalaman; beliau membawa visi untuk melakukan transformasi besar di gerbang kesehatan nusantara.
Arsitek Perubahan dan Transformasi Institusi
Masa kepemimpinan beliau akan selalu dikenang sebagai era "Metamorfosis". Puncaknya terjadi pada 1 Januari 2024, saat institusi ini secara resmi berganti wajah dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas III Sabang menjadi Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kelas II Sabang.
Namun, perubahan nama hanyalah puncak dari gunung es. Di balik layar, Saifullah bekerja sangat keras mempersiapkan fondasi organisasi yang kokoh. Beliau adalah sosok yang teliti dalam mengatur masa pra-perubahan, mulai dari pembiasaan struktur Ketua Tim Kerja hingga reorganisasi Sub Bag Tata Usaha menjadi Sub Bag Administrasi dan Umum. Baginya, perubahan status harus diikuti dengan perubahan etos kerja dan profesionalisme yang lebih tinggi.
Membangun Harmoni di Balik Seragam
Di mata para bawahannya, Saifullah bukan sekadar atasan, melainkan perekat yang menyatukan hati. Di bawah kendali beliau, suasana kantor berubah menjadi lebih kompak dan harmonis. Beliau percaya bahwa kesehatan organisasi dimulai dari kebahagiaan personelnya.
Maka, lahirlah tradisi Jalan Sehat Jumat Pagi yang menyegarkan raga sekaligus mempererat silaturahmi. Di masanya pula, semangat kepanduan dihidupkan kembali melalui lahirnya Saka Bakti Husada di lingkungan kantor, serta pelantikan PPNS (Penyidik Pegawai Negeri Sipil) yang memperkuat fungsi pengawasan kesehatan di pelabuhan.
Hujan Prestasi di Masa Keemasan
Ketegasan dan kehangatan gaya kepemimpinan beliau membuahkan hasil nyata dalam bentuk deretan prestasi nasional. Di bawah bimbingannya, BKK Sabang berhasil meraih predikat "Sangat Baik" dalam nilai IKPA (Indikator Kinerja Pelaksana Anggaran). Sinergi lintas sektoral pun diperkuat melalui kerjasama National Logistics Ecosystem (NLE) bersama pihak Bea Cukai.
Kehebatan beliau dalam memimpin terpotret jelas saat Kementerian Kesehatan memberikan apresiasi tinggi berupa Predikat Sangat Baik dalam hal Kepatuhan Interaksi Pelayanan Publik. Bahkan, dalam hal keterbukaan informasi, BKK Sabang menyabet Predikat Informatif untuk PPID—sebuah pencapaian luar biasa mengingat PPID tersebut baru saja dibentuk di masa kepemimpinannya. Ini membuktikan bahwa di tangan Saifullah, sesuatu yang baru pun bisa langsung melesat menuju standar tertinggi.
Warisan Kasih dan Purna Tugas
Waktu terus berjalan hingga tiba saatnya sang nahkoda harus menepi. Pada September 2025, Saifullah, SKM, M.Kes resmi memasuki masa purna tugas dengan pangkat terakhir "Melati Tiga".
Beliau pensiun bukan hanya dengan membawa tanda jasa di seragamnya, tetapi dengan sebuah warisan yang jauh lebih berharga: rasa cinta dan hormat yang mendalam dari seluruh bawahannya di BKK Kelas II Sabang. Namanya kini terukir sebagai pemimpin yang tidak hanya membangun sistem, tetapi juga membangun manusia dan rasa kekeluargaan yang takkan lekang oleh waktu.